[Puisi] Gubuk Ilmu

Senin menyinyir kepada surya yang tak pernah terlambat tiba

Riuh kayuh pedalmu menuju gubuk ilmu

Tak seriuh jemaat cacing perutmu,

yang selalu berdzikir nasi padang setiap waktunya.

Meski begitu,

selasa terlihat gembira ketika anak-anakmu menyambut riang ibunya tiba.

Matematika, Bahasa sampai Menggambar kau masak lezat demi mereka santap dengan lahap.

Namun,

Haru membiru ketika rabu tahu

nafasmu hanya dibatas kamis dan jumat

Sedangkan pada saat itu Tuanmu masih sibuk menjilat para kolega keparat

Sabtu;

Dalam gubuk ilmu…

Anakmu membaca sebuah cerita

Judulnya: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Penulis : Fajar Amiruddin (Divisi Redaksi Beranibaca)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *