Press Release – Challenge Nulis by Beranibaca Periode September 2021

Poster by Divisi Media Beranibaca

Menulis? Aduh susaaahh! Tapi pingin banget deh bisa nulis tulisan keren kayak para penulis yang kece-kece. Tapi gatau gimana caranya, gaada yang ngajarin. Nah, karena itu Komunitas Beranibaca juga membuat challenge nulis selain dari challenge baca. Kalau kamu ikut challenge nulis dari Beranibaca, kamu akan didampingi satu mentor yang siap ditanya-tanya segala hal tentang kepenulisan.

Tapi karena sifatnya challenge, maka kamu diwajibkan untuk menulis setiap hari, entah berapa pun jumlah kata yang kamu tulis, yang terpenting adalah kamu menulis setiap hari hingga mencapai syarat minimal yang ditentukan oleh tim Redaksi dari Komunitas Beranibaca.

Kak Fajar selaku Ketua Challenge Nulis dan Ketua Divisi Redaksi Komunitas Beranibaca, menyampaikan bahwa ia cukup senang dan enjoy dengan challenge kali ini, hanya ada kendala kecil dimana ada sebagian kecil peserta yang tidak kunjung paham dengan aturan-aturan yang sudah dijelaskan di awal.

“Menjadi ketua sekaligus temen, sekaligus orang yg mau menaungi para pengurus itu kadang harus berhati-hati memilih kata2 yg aku ucapkan. Intinya seru sih, melatihku lebih baik berkomunikasi lagi” tambah Kak Fajar saat diwawancarai tim Humas Beranibaca.

Challenge Nulis kali ini berlangsung singkat dari tanggal 21 – 26 September 2021. Total terdapat 29 peserta, 26 orang dari umum dan 3 orang dari pengurus internal Beranibaca. Dari jumlah ini, masih ada juga yang harus gugur di tengah perjuangan selama 5 hari ini.

Kak Wahidah Fatimah Azzahra dari Lombok, salah satu peserta challenge ini, menyampaikan bahwa dirinya cukup senang bisa ikut serta di challenge yang diadakan komunitas Beranibaca ini. Kak Wahidah mendaftar challenge karena ingin menyembangkan diri dan mengasah kemampuannya menulis.

“Mentornya ramah-ramah, sebelum menulis kita di berikan modul sebagai pegangan itu yang saya suka. Jadi saya mendapat ilmu tentang kepenulisan. Waktunya juga fleksibel.” tambah Kak Wahidah sekaligus menutup jawabannya saat diwawancarai.

Tak hanya challenge menulis saja, di akhir sesi masih terdapat Bedah Karya yang membedah salah satu karya dari peserta challenge. Bedah Karya langsung dibuka oleh Kak Fajar, diikuti pembedahan dari salah satu mentor bidang artikel yaitu Kak Rahmah yang membedah karya dari salah satu peserta yaitu Kak Kelvinsius Julio. Kak Rahmah yang sudah mulai menulis sejak kelas 3 SD ini, memberikan pembedahan lengkap sekaligus beberapa materi-materi tentang dasar-dasar menulis artikel. Acara yang berlangsung dengan media Google Meet ini pada 26 September 2021 pukul 19.30 WIB berlangsung lancar dan penuh antusiasme dari para peserta.

Jika kamu tertarik untuk mengikuti Challenge Nulis dari Beranibaca, kamu bisa ikuti instagram Beranibaca di @beranibaca agar tidak kelewatan tentang info-info selanjutnya.

Untuk berkas Bedah Karya berikut Karya yang dibedah bisa juga kamu download melalui tombol di bawah ini ya.

Press Release by Humas Beranibaca.
Grup Challenge Nulis Komunitas Beranibaca, 21 – 26 September 2021
19.30 – 21.00, Google Meet, 26 September 2021

Table of Contents
RELATED POST

Separo Topeng Biru

Duhai Separo Topeng Biru Kau membungkam lengkung bibirku Kau penghalang segala ambu Mengubah rona wajah jadi sendu Duhai Separo Topeng Biru Kau membelenggu segala tawa

Read More »

Jatuh Ke Lubang

Warna itu tidak pernah membosankan setiap kali aku melihatnya. Langit menampakkan warna oranye, sebelum kemudian berubah menjadi ungu, lalu biru tua, sebelum menjadi muda, dan

Read More »

Tutu yang Malang

“Ibu, apakah ada cara untuk menyelamatkan beruang kutub dan gunung es mereka?” Hari ini Oya dan Ibu membahas bumi yang semakin panas. Banyak hal terjadi

Read More »
SHARE THIS POST

Share to ...

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *