[Drabble] Harta yang Tidak Bisa Berkurang

Suatu malam Gala sedang nongkrong dengan Novan di kafe langganan mereka. Novan tiba-tiba nyeletuk tentang satu pertanyaan pada Gala.

“Gal, capek engga, sih, cari uang? Tiap hari, tiap minggu, tiap bulan, ngejar uang terus,” ungkap Novan pada Gala.

“Hm, relatif, kadang capek, kadang enggak.” Gala membalas.

“Maksudnya?” tanya Novan kebingungan.

“Ya relatif, uang bisa menguap, bisa diambil. Jadi rasanya kadang capek banget cari uang cuma untuk dihabiskan, maksudmu begitu, kan?” terang Gala.

“Tapi apa yang bikin enggak capek?”

“Gini, mentorku pernah cerita. Ada satu harta yang sangat berharga, enggak bisa hilang apalagi dicuri, harta ini cuma bisa kita bagi, kita cuma bisa bagikan saat kita relakan, dan saat dibagi, harta ini justru bertambah bukan justru berkurang” Gala menghentikan omongannya sebentar, Novan terdiam menunggu.

“Hartanya namanya ilmu. Uang cuma perantara, cuma media. Sama seperti kita berencana bikin perjalanan, naik mobil. Pastinya target kita adalah pergi dari satu titik ke titik selanjutnya, kan? Uang ibarat bensinnya. Ilmu itu ibarat pengalaman kita selama perjalanan. Targetnya bukan justru mengisi bensinnya tanpa tujuan, kan? Yang bikin capek karena kita cuma mengisi bensin tanpa arah tujuan seperti jiwa yang gelisah. Itu kata mentorku gitu.”

Keduanya terdiam. Lalu Novan menjabat tangan Gala, lalu tersenyum senang.

6 Juni 2020

Drabble terbaik periode Mei-Juni. Dengan tambahan kata wajib “Jiwa & Gelisah”


Penulis: Kelvinsius Julio (Peserte Challenge Beraninulis)
Mentor: Nur Halipah (Divisi Redaksi Beranibaca 19/20)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *