[Drabble] Batu Terbang

“Astaga, siapa yang berani memecahkan kaca jendelaku ini!” teriak Sutiah.

Tangan Sutiah mengepal. Matanya mulai melihat sekeliling dan menemukan Darsun yang tengah berdiri diam di dekat jendela yang pecah.

“Kamu yang mecahin jendela?” tuduh Sutiah.

Darsun menggeleng. “Tidak! Bukan aku,” sangkalnya.

Sutiah tidak langsung percaya. “Lalu bagaimana kaca ini bisa pecah?” tanyanya.

Sutiah melipat tangannya ke depan dada, menunggu jawaban.

“Tadi aku melihat ada batu terbang dan membuat kaca itu pecah,” kata Darsun sambil menunjuk kaca yang kini berlubang.

“Hah, cerita macam apa yang kamu buat Nak. Mana ada batu bisa terbang.” Sutiah tertawa, sungguh lelucon yang tidak masuk akal.

“Aku tidak berbohong! Aku tadi melihatnya sendiri.” Darsun bersuara lagi.

“Kalau memang benar, coba tunjukkan bagaimana batu itu terbang.”

Darsun merogoh sakunya dan melempar batu berukuran besar ke arah kaca itu. Sementara Sutiah hanya melongo.

“Seperti itu aku melihat batu terbang,” jawabnya dengan polos.

Sutiah tidak percaya apa yang dilihatnya tadi. “Batu tidak terbang! Tapi itu karena kamu yang melemparnya hingga terlihat terbang.”

Sutiah frustrasi. Anaknya memang berbeda dari yang lainnya, dia terlalu kritis dan ingin tahu hingga membuat sang ibu kewalahan hingga geleng-geleng kepala dengan pemikiran serta tingkahnya.

-Purbalingga, 29 Mei 2020-

Drabble terbaik periode Mei-Juni 2020. Dengan menambahkan kata wajib “Batu & Terbang”.


Penulis: Nurjanah (Peserta Challenge Beraninulis)
Mentor: Nur Halipah (Divisi Redaksi 2020/2021)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *